Wujud Kepedulian Sesama, Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan Laksanakan Takjiah/Melayat Atas Meninggalnya Warga Binaan

Militer257 views

Asahan  |  Salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga desa binaan yang mengalami musibah kematian adalah ikut melaksanakan takziah ke rumah duka, karena dengan takziah diharapkan seorang Babinsa bisa lebih dekat dengan warganya dan bisa merasakan kesedihan warga binaan yang terkena musibah, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11/Simpang Empat jajaran Kodim 0208/Asahan Serma Ponirun, Serka Gara Fajar, Sertu Yunando D Serda Rahman dan Serda S. Siregar turut serta melaksanakan takjiah/melayat atas meninggalnya ibu mertua tua dari Pelda Syaiful Zuhri anggota Koramil 17/Datuk Bandar, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Kelurahan Sijambi Lingkungan VI jln Bandar Jepang Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, Rabu (13/04/2022).

Dengan melaksanakan takziah di rumah duka salah satu warga masyarakat binaannya sekaligus ibu mertua tua dari Pelda Syaiful Zuhri anggota Koramil 17/Datuk Bandar tersebut dikatakan Babinsa Serma Ponirun bahwa kegiatan takziah ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga binaannya, selain memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, juga sebagai sarana untuk berinteraksi dengan warga masyarakat sekitar. “Saya bersama rekan Koramil dan warga lainnya akan turut serta menghadiri pemakaman almarhum yang direncanakan siang hari ini setelah sholat Dzuhur nanti,” ujarnya.

Tak bisa dipungkiri empati yang ditunjukkan oleh Babinsa Serma Ponirun dan rekannya tersebut mendapatkan apresiasi yang cukup baik dari warga masyarakat, karena kepedulian Babinsa tersebut dapat membangun komunikasi sosial dan kedekatan Babinsa dengan warga di desa binaannya sehingga dapat tercipta Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Dalam hidup, setiap manusia pasti pernah mengalami yang namanya musibah. Baik itu musibah besar maupun musibah kecil. Hal ini yang biasanya membuat manusia sadar akan kekuasaan Allah swt, dan mengakui bahwa manusia tak lain hanyalah makhluk lemah dan segala takdirnya pun telah digariskan oleh Allah SWT, tutup Babinsa Serma Ponirun.