Asahan | Banyaknya perguruan pencak silat yang ada adalah kekayaan seni beladiri dan saling menghargai satu sama lain, yang perlu dipedomani bahwa pesilatan ki ageng pandan alas merupakan olahraga, beladiri, kesenian dan spiritual bukan untuk hal yang negative, dalam hal ini seperti yang dilakukan Komandan Koramil (Danramil) 07/Air Joman Kapten Inf Syafullah mewakili Dandim 0208/Asahan menghadiri acara Adat Pencak Silat Obat Kampung Silau Laut dalam rangka Pesta Adat Tuan Syech Silau Laut Hari Rayo Mamuncak Silau Laut 2022, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Halaman Komplek Makam Tuan Syech Silau Laut di Desa Silau Lama Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan, Minggu (15/05/2022).
Pada pelaksanaan kegiatan menghadiri acara Adat Pencak Silat Obat Kampung Silau Laut dalam rangka Pesta Adat Tuan Syech Silau Laut Hari Rayo Mamuncak Silau Laut 2022 tersebut turut serta dihadiri oleh, Bupati Asahan (Diwakili Asisten-2/Drs. Mahilli Lubis), Dandim 0208/As (Diwakili Danramil 07/AJ), Kapolres Asahan (Diwakili Kapolsek AJ), Camat Silau Laut, Zuriat/Pemangku Adat Tuan Syech Silau Laut (H. Ibrahim Ali Silau), Dewan Kesenian Asahan (DKA), Para Kades se-Kecamatan Silau Laut, Perguruan Pencak Silat se-Kecamatan Silau Laut, Batubara dan Tanjung Balai serta Para Tokoh Adat melayu, tomas Kecamatan Silau Laut.
Perguruan Pencak Silat merupakan salah satu perguruan pencak silat diwilayah Kabupaten Asahan, pesilat yang menjadi icon Kabupaten Asahan menunjukkan bahwa di wilayah Asahan kaya akan budaya pencak silat. Pada kesempatan tersebut Danramil 07/Air Joman Kapten Inf Syafullah mengucapkan selamat kepada warga, ia juga berharap warga pesilatan agar mampu menyikapi keadaan sehingga dapat membantu aparat keamanan dalam menciptakan suasana yang kondusif di wilayah Kabupaten Asahan. “Saya berharap, Silat ini yang berprestasi. Mampu membuktikan bahwa pencak silat bisa dikembangkan untuk kegiatan yang positif seerti olahraga dan seni silat yang dapat menonjolkan nilai budaya,” tandas Danramil.




