Patroli Kerumunan Dan Keramaian Masyarakat Yang Melaksanakan Asmara Subuh Dilakukan Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan

Militer460 views

Asahan  |   Tim gabungan TNI, Polri dan aparat pemerintah intensif menggelar operasi di lokasi yang menjadi kegiatan Asmara Subuh diwilayah Kota Tanjung Balai, Operasi yang menyasar kegiatan muda-mudi nongkrong selepas Subuh ini sudah dilakukan hingga hari ketiga puasa, seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10/Sei Kepayang jajaran Kodim 0208/Asahan Serda Dedy Surya turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Patroli Kerumunan dan keramaian masyarakat yang melaksanakan Asmara Subuh, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Jalan Jendral Sudirman, Bundaran, Kantor PLN Kota Tanjung Balai, Selasa (05/04/2022).

Pada pelaksanaan kegiatan Patroli Kerumunan dan keramaian masyarakat yang melaksanakan Asmara Subuh tersebut turut serta dihadiri oleh, Personel Babinsa Koramil 10/Sei Kepayang, Personel Babinsa Koramil 09/Tanjung Balai, Personel Babinsa Koramil 17/Datuk Bandar, Personil Polres Kota Tanjung Balai, Personel Satpol PP Kota Tanjung Balai dan Personel BPBD Kota Tanjung Balai.

Pada pelaksanaan kegiatan operasi hari ketiga tersebut, Babinsa Serda Dedy Surya mengungkapkan puluhan kendaraan roda dua milik remaja yang melakukan kegiatan ditilang dalam aksi penertiban oleh tim gabungan, tim gabungan melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab, sebab tujuan penertiban yang kita lakukan ini guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, kata Babinsa Serda Dedy Surya.

Dalam penertiban dan Patroli Asmara Subuh tersebut tim gabungan berhasil menilang puluhan sepeda motor para pelaku asmara subuh, tidak satu pun dari pengendara sepeda motor yang melawan saat dihentikan tim gabungan tersebut, tim gabungan selanjutnya mengalihkan penertiban terhadap pengendara sepeda motor yang melintas tanpa mengenakan helm dan kelengkapan surat-surat kendaraan. Satu per satu pengendara sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan diamankan, terutama yang tidak mengenakan helm dan bonceng tiga. Sedangkan bagi pengendara yang tidak memiliki STNK, selain ditilang, sepeda motornya juga diangkut. Meski demikian, sejumlah pengendara yang terkena tilang merasa kecewa, sebab penertiban yang dilakukan mereka nilai pilih kasih. Sebab, ada beberapa pengendara sepeda motor yang dilepas setelah tanpa melewati proses tilang setelah berkomunikasi dengan sejumlah oknum Satlantas, terangnya.