Simalungun | Pemerintah siap menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng senilai Rp6,2 triliun untuk 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM). BLT ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan menjaga daya beli masyarakat, khususnya terkait minyak goreng. Pemerintah menargetkan bantuan ini tersalurkan sepenuhnya satu minggu sebelum lebaran. Sekertaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menyatakan BLT minyak goreng ini dananya akan menggunakan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022. “Dimana BLT minyak goreng ini ada yang menjadi program dari rumpun bantuan sosial pangan di Kemensos dan juga sebagian dari rumpun program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) yang selama ini dibantu oleh TNI dan Polri.
Dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 14/Raya jajaran Kodim 0207/Simalungun Serda Jon Ependi Purba turun kewilayah binaan untuk turut serta melaksanakan kegiatan monitoring Pembagian Bansos dari Pemerintah Sebesar Rp.900.000, ada pun yang menerima sekarang Warga Kecamatan Dolok Masagal sebayak 503 Orang, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Aula Kantor Kelurahan Pematang Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun, Sabtu (16/04/2022).
Pada kesempatan tersebut Babinsa Serda Jon Ependi Purba mengungkapkan Bantuan langsung tunai minyak goreng akan disalurkan kepada 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang termasuk dalam daftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar 18,8 juta. Bantuan itu juga akan diberikan ke penerima Program Keluarga Harapan (PKH) serta 2,5 juta pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan makanan dengan menggunakan minyak. “Jumlah anggaran BLT minyak goreng ini sebesar Rp6,2 triliun di rumpun bantuan sosial pangan yang dihimpun Kementerian Sosial, dan Rp 750 triliun untuk PKLW yang dihimpun oleh TNI dan Polri, sehingga total anggaran sebesar Rp6,95 triliun. Nantinya, masing-masing KPM akan menerima bantuan Rp100.000 dalam tiga bulan (April, Mei, Juni). Tetapi, bantuan ini sidalurkan secara sekaligus Rp300.000 pada April,” jelasnya.
Lebih lanjut Babinsa Serda Jon Ependi Purba mengungkapkan, sebanyak 354.740 pedagang telah menerima bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW). “Program BTPKLW yang ada di Polri ini sudah mulai disalurkan Tahun 2022, ini mulai 15 Maret yang lalu. Penyaluran perdananya di Labuan Bajo, dan saat ini yang sudah tersalurkan sebanyak 354.740 (penerima),” ujarnya.




