Ikut Dampingi Petugas Medis Tracing Warga Kontak Erat Pasien Covid-19 Dilakukan Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun

Militer534 views

Simalungun  |  Tracing contact menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus Corona. Kedatangan tim ini untuk melakukan tracking terhadap warga yang Kontak erat dengan pasien positif Covid-19, “Tentu dilacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa Koramil 11/Parapat jajaran Kodim 0207/Simalungun Serda Bambang turun kewilayah binaan untuk turut serta mendampingi Tim Kesehatan dalam rangka untuk melaksanakan Tracing bersama dengan Babinkantibmas dan Petugas Puskesmas Parapat, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Jalan Nelson Purba Kelurahan Tiga Raja Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Selasa (15/02/2022).

Dalam kesempatan tersebut Bintara Pembina Desa bersama dengan Bhabinkamtibmas melakukan pendampingan terhadap petugas Tracing Contact Covid-19, pada kesempatan tersebut Babinsa Serda Bambang mendampingi tim dari Puskesmas melakukan tracing contact (pelacakan kontak erat) Covid-19 ke rumah warga binaan, selama ini para Tim dari Puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona. “Akan tetapi titik kesulitannya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen, oleh sebab itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun melibatkan TNI dan Polri dalam kegiatan tracing contact, bebernya.

Lebih lanjut Babinsa Serda Bambang juga menyampaikan dari aparat TNI-Polri bisa membantu bidan desa dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen, kemudian melakukan kegiatan tracing dari tim Puskesmas dengan pendampingan Babinsa serta ada relawan Posko PPKM. “Tidak semua warga mau menerima kenyataan yang telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan tak jarang yang menolak untuk dites swab atau rapid antigen,” ujarnya.

Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact dari Babinsa bersama tim tracing dari Puskesmas warga yang tercatat kontak erat akan melaksanakan rapid tes antigen, kegiatan ini terus kita jalankan guna memutus mata rantai virus Covid-19, pungkasnya.

Tracing dilaksanakan di rumah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, petugas medis mendata pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan pasien positif di desa binaan, selanjutnya petugas medis memberikan arahan kepada keluarga yang terkonfirmasi Covid-19 untuk melaksanakan karantina mandiri. “Kita wajibkan bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 agar melaksanakan isolasi selama 14 hari, jika selama pelaksanaan isolasi mengalami keluhan atau sakit agar segera menghubungi tim medis. Namun jika selama masa isolasi tidak mengalami keluhan atau sakit maka pada hari ke-15 kami minta untuk memeriksakan diri ke Puskesmas, ucapnya.

Pada kesempatan ini Babinsa Serda Bambang menghimbau kepada warga sekitar agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan melaksanakan anjuran 5M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.