Simalungun | Luasnya perairan Indonesia terutama di wilayah Indonesia Bagian Sumatera Utara yang terdapat Danau Toba, dalam angkutan di Danau Toba tersebut sebagai jalur pelayaran bagi kapal-kapal Kayu maupun kapal Penyebrang menjadi tantangan tersendiri bagi Kementerian Perhubungan Kabupaten Simalungun melalui Pangkalan Penjagaan Danau Toba di Pelabuhan Tiga Ras dalam menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan tersebut.
Dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 15/Dolok Pardamean jajaran Kodim 0207/Simalungun Serda Pahala Lubis turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan menghimbau kepada warga dan Nakhoda Kapal Kayu agar mengikuti prosedur penyeberangan tidak melebihi Tonase dan tetap menjaga keamanan diri masing masing dengan tetap menggunakan pelampung yang sudah disediakan, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Pelabuhan Tigaras Nagori Tigaras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun, Minggu (29/05/2022).
Pada kesempatan tersebut Babinsa Serda Pahala Lubis mengungkapkan dengan memberikan himbauan kepada Nahkoda Kapal tersebut guna melaksanakan tugas yang cukup berat tersebut, selalu mengutamakan masalah keselamatan dan keamanan pelayaran menjadi prioritas utama dan tidak ada kompromi bagi semua kapal dan semua kegiatan operasional lainnya di wilayah kerjanya. “Semua pihak harus menyadari bersama bahwa musibah atau kecelakaan di Danau Toba bisa terjadi kapan saja, dimana saja dan dialami oleh siapa saja. Jadi keselamatan pelayaran dan keamanan pelayaran itu menjadi tanggung jawab bersama,” terang Babinsa Serda Pahala Lubis.
Pihaknya selalu mengoptimalkan semua potensi Kapal-kapal Pengangkutan dan siap melakukan pengawasan kegiatan pelayaran di wilayah Danau Toba, perlu dilakukan pengawasan secara ketat, penyeberangan Kapal Kayu yang rawan kecelakaan kalau melebihi muatan yang mengakibatkan terjadi kecelakaan dengan tenggelamnya Kapal tersebut, terang Babinsa Serda Pahala Lubis.




