Asahan | Peran serta TNI didalam kegiatan ini adalah membantu menjaga stabilitas dan keamanan selama kegiatan berlangsung dan sampai terlaksananya kegiatan Pemilihan Kepala Desa, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 08/Pulau Buaya jajaran Kodim 0208/Asahan Sertu Fauzi Nasution turun kewilayah binaan untuk turut serta menghadiri acara pembentukan Panitia Pilkades Tahun 2022, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempa di Desa Pematang Sei Baru Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan, Minggu (24/04/2022).
Pada pelaksanaan kegiatan menghadiri acara pembentukan Panitia Pilkades Tahun 2022 tersebut turut serta dihadiri oleh, Bapak Sudarmin S. Sos.I (Sekcam), Bapak Hermansyah (Kades), Aiptu M Matondang (Bhabinkamtibmas), Bapak M. Yanin (BPD), Bapak Khairudin pjt (LPM) dan Perangkat Desa. Pada kesempatan tersebut dengan menghadiri rapat pembentukan panitia pemilihan Kepala Desa Tahun 2022, dalam sambutannya Ketua BPD Desa Pematang Sei Baru Kecamatan Tanjung Balai menyampaikan, selamat datang dan terima kasih atas kehadirannya para tamu undangan di Desa Pematang Sei Baru, bahwa pembentukan panitia Pemilihan Kepala Desa yang dipilih siap dan ikhlas untuk menjalankan tugas.
Sementara itu Babinsa Sertu Fauzi Nasution berkesempatan memberikan sambutan menyampaikan ucapan terimakasih dari semua pihak yang telah hadir dalam kegiatan, sekaligus berpesan dalam rapat diharapkan bisa terlaksana dengan bijaksana serta berkeadilan untuk mencapai kepentingan bersama. Ia berharap dalam Pemilihan Kepala Desa mari kita ciptakan situasi dan kondisi yang aman, nyaman dan kondusif agar tidak terjadi perpecahan dan tetap terjadi suasana kerukunan,” ungkapnya.
Kita antisipasi dari sisi keamanan, Pilkades merupakan ajang pesta demokrasi di tingkat Desa untuk memilih dan menentukan calon pemimpin yang diharapkan bagi warga masyarakat untuk lebih maju dan ada perubahan yg lebih baik dalam segala hal yang ada di desanya, walaupun pembangunan dari pemimpin yg sudah berakhir masa jabatannya sudah baik dan lancar, namun membangun demokrasi di tingkat desa, kemungkinan tingkat antusiasme, partisipasi, sentimen pemilih lebih tinggi karena antar calon dan pemilih memiliki pandangan yang berbeda, kedekatan emosional karena saling mengenal, hal ini yang kita antisipasi bersama agar tidak terjadi gesekan antar pendukung, dibutuhkan kesadaran berdemokrasi pada masing-masing individu”, agar pesta demokrasi bisa berjalan aman lancar, sejuk dan damai, terangnya.




