Simalungun | PHBS merupakan kependekan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Sedangkan pengertian PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10/Tanah Jawa jajaran Kodim 0207/Simalungun Sertu Jonni P Hasibuan turun kewilayah binaan untuk turut serta mengikuti kegiatan bimbingan dan pembinaan PHBS “Apapun Gayanya, Hidup Bersih dan Sehat Perilakunya” dari Kecamatan hatonduhan dan Puskesmas Buntu turunan kepada 105 murid PAUD Melati, kegiatan tersebut yang dilaksanakan berlokasi di Nagori Buntu Turunan Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun, Jumat (20/05/2022).
Pada pelaksanaan kegiatan bimbingan dan pembinaan PHBS “Apapun Gayanya, Hidup Bersih dan Sehat Perilakunya” dari Kecamatan hatonduhan dan Puskesmas Buntu turunan kepada 105 murid PAUD Melati tersebut turut serta dihadiri oleh, Bapak Bangun Sihombing SSTP, dr Marissa Terge Nainggolan Kapuskes Buntu Turunan, Ibu Siti Maysaroh pemilik Paud, Sertu Jonni P Hasibuan Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa, Ibu Dewi Sianturi Bidan Desa dan Staf Kantor Camat Hatonduhan.
Pada kesempatan tersebut Babinsa Sertu Jonni P Hasibuan mengungkapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada dasarnya merupakan sebuah upaya untuk menularkan pengalaman mengenai perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur-jalur komunikasi sebagai media berbagi informasi. Ada berbagai informasi yang dapat dibagikan seperti materi edukasi guna menambah pengetahuan serta meningkatkan sikap dan perilaku terkait cara hidup yang bersih dan sehat, PHBS adalah sebuah rekayasa sosial yang bertujuan menjadikan sebanyak mungkin anggota masyarakat sebagai agen perubahan agar mampu meningkatkan kualitas perilaku sehari-hari dengan tujuan hidup bersih dan sehat, terang Babinsa Sertu Jonni P Hasibuan.
Lebi lanjut Babinsa Sertu Jonni P Hasibuan mengatakan terdapat langkah-langkah berupa edukasi melalui pendekatan pemuka atau pimpinan masyarakat, pembinaan suasana dan juga pemberdayaan masyarakat dengan tujuan kemampuan mengenal dan tahu masalah kesehatan yang ada di sekitar; terutama pada tingkatan rumah tangga sebagai awal untuk memperbaiki pola dan gaya hidup agar lebih sehat. Tujuan utama dari gerakan PHBS adalah meningkatkan kualitas kesehatan melalui proses penyadartahuan yang menjadi awal dari kontribusi individu-individu dalam menjalani perilaku kehidupan sehari-hari yang bersih dan sehat. Manfaat PHBS yang paling utama adalah terciptanya masyarakat yang sadar kesehatan dan memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran untuk menjalani perilaku hidup yang menjaga kebersihan dan memenuhi standar kesehatan, tutup Babinsa Sertu Jonni P Hasibuan.




