Asmara Subuh Dan Penindakan Balap Liar Di Kota Tanjung Balai Dilakukan Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan

Militer333 views

Tanjung Balai  |  Di tengah pandemi Covid-19, masih saja banyak warga yang tidak peduli dengan imbauan pemerintah seperti sejumlah remaja diwilayah binaan, mereka menggelar balapan liar di tengah imbauan tetap di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona. Apalagi saat Ramadan harusnya diisi dengan beribadah di rumah, mereka malah melakukan Subuh on the road dengan balapan liar, wargapun mengeluhkan tingkah para remaja tersebut.

Dalam hal ini Guna untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19, menyikapi hal tersebut para Personel Gabungan melaksanakan Patroli, seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 17/Datuk Bandar jajaran Kodim 0208/Asahan Kopka Nurwanto turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Patroli kerumunan masyarakat yang melaksanakan Asmara Subuh dan penindakan balap liar di Kota Tanjung Balai yang tergabung diantaranya adalah dari Personel Polres : 25 orang, Personel TNI-AD : 5 orang, Personel Satpol PP : 6 orang dan Personel Dishub : 2 orang, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Jalan Jenderal Sudirman Kota Tanjung Balai, Senin (04/04/2022).

Pada kegiatan tersebut Babinsa Kopka Nurwanto dan tim mengamankan para remaja yang tertangkap sedang balapan liar, mereka memberikan peringatan dan himbauan kepada para remaja dengan tetap memperhatikan physical distancing. Setelah didata, mereka diberi pengarahan tentang bahaya Covid-19 dan bahaya balap liar. Pemuda dan pemudi tersebut diminta mendatangkan orang tuanya dan membuat perjanjian supaya tidak lagi berkumpul dan melakukan balap liar. “Hal ini kami lakukan agar mereka tidak melakukan aksi yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain itu. Karena aksi tersebut sangat mengganggu kenyamanan warga. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, pemerintah sudah melarang berkumpul untuk menghambat penyebaran virus corona,” kata Babinsa Kopka Nurwanto.

Aksi balap liar itu sudah meresahkan warga. Selain mengganggu kenyaman di jalan, balap liar juga menyebabkan kebisingan. Warga pun sudah sering membubarkan aksi tersebut, namun terus saja diulang, tutup Babinsa Kopka Nurwanto.