Agar Terjalin Hubungan Yang Harmonis Antara Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan Bersama Dengan Nelayan

Militer248 views

Tanjung Balai  |  Upaya membangun Komunikasi Sosial dengan seluruh masyarakat terus dilakukan Babinsa, untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, dalam hal ini seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintar Pembina Desa (Babinsa) Koramil 08/Pulau Buaya jajaran Kodim 0208/Asahan Sertu Agustiar turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersmaa dengan para nelayan yang akan melaut dimana Babinsa mengingatkan agar para nelayan menjaga keamanan saat bekerja serta selalu mematuhi Protokol Kesehatan, bersama dengan Bapak Sangkot, Bapak Ramlan, Bapak M Yusup dan Bapak Syahri, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Jalan Lejd. Suprapto Kelurahan Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai, Minggu (15/05/2022).

Dalam kesempatan tersebut Babinsa dengan turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama dengan masyarakat dan Nelayan dalam rangka untuk menjalin hubungan yang baik dan Harmonis antara Babinsa dengan Nelayan dan masyarakat, sebagai ujung tombak Satuan Komando Kewilayahan, seorang Babinsa wajib memiliki kemampuan komunikasi sosial dengan seluruh komponen masyarakat di wilayah binaanya, sehingga melalui komunikasi tersebut Babinsa dapat mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam perencanaan, penyiapan dan apa yang diinginkan oleh pemerintah sebagai program unggulan, untuk mensejahterakan masyarakat.

Seperti dilakukan oleh Babinsa Sertu Agustiar yang melaksanakan komsos bersama nelayan di wilayah binaanya, apa yang dilakukanya merupakan bentuk kepedulian dan cara seorang Babinsa dalam membangun hubungan emosional. Selaku prajurit TNI yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa, dirinya selalu hadir di tengah masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan untuk membangun kebersamaan dalam menciptakan ketahanan wilayah yang kuat. “Komsos yang saya lakukan ini bertujuan untuk memberikan sentuhan moril, guna memotivasi nelayan agar bersama-sama menjaga kelestarian laut sebagai mata pencarian para nelayan. Dengan tidak melaksanakan tindakan-tindakan yang dilarang, seperti mencari ikan dengan pukat harimau dan bom ikan, yang dapat merusak terumbu karang dan potensi ikan di laut,” ujar Babinsa Sertu Agustiar.