Pemantauan Perkembangan Harga Sembako Dilaksanakan Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan

Militer777 views

Asahan  |  Dalam rangka untuk memantau dan monitor harga sembako diwilayah binaan dimasa pandemic Covid-19 ini, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 16/Pulau Rakyat jajaran Kodim 0208/Asahan Serka Furnomo Ratman dan Koptu Hardianto turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan harga Sembako khususnya Minyak Goreng yang mana menurut kebijakan Pemerintah sudah disubsidi harganya namun para Pedagang sebagian harganya masih bertahan perliter Rp.15.000 karena minyak goreng tersebut sudah langka dan dibatasi untuk pembeliannya juga stok tidak ada, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Dusun 2 Desa Pulau Rakyat Pekan Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan, Rabu (16/02/2022).

Pada pelaksanaan kegiatan tersebut Personel Babinsa mengatakan, kegiatan ini untuk mengecek harga bahan pokok dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui situasi dan kondisi keamanan di sekitar pasar serta memantau stabilitas harga sembako, hal itu sampaikan oleh Babinsa Serka Furnomo Ratman, tidak hanya soal keamanan, kata  Serka Furnomo Ratman, namun peran Babinsa juga wajib untuk mengikuti perkembangan stabilitas harga bahan pokok di pasar.

Lebih lanjut Babinsa Serka Furnomo Ratman juga menambahkan bahwa pelaksanaan monitoring atau pengecekan yang dilakukannya itu sebagai bentuk dan peran setiap personel TNI Angkatan Darat (TNI AD) dalam mengayomi masyarakat. ”Dengan turun ke pasar tradisional, tentunya dapat membuka komunikasi kita dengan pedagang serta pembeli, baik itu soal harga hingga kenyamanan saat belanja di pasar, ”tegasnya.

Di dalam komunikasi dengan para pedagang dan pembeli yang ada di pasar, ia pun menyarankan kepada pedagang supaya tidak menaikkan harga secara drastis jika terjadi gejolak atau lonjakan harga. Misalnya, kenaikan pada harga kebutuhan seperti cabai, bawang merah, daging sapi serta lainnya yang sering terjadi belakangan ini. “Kegiatan ini dalam rangka deteksi dini, agar harga tidak melonjak secara drastis dengan menjaga pasokan dari pasar-pasar induk demi terwujudnya ketahanan pangan nasional, ”terangnya lagi.